Tumbuh di pinggir sawah
Masa kecilku habis di sawah bapak dan lapangan voli Bandarsari. Dari situ aku belajar: kerja keras itu penting, tapi kerja bareng jauh lebih kuat.
Kenalan dulu
Aku lahir dan besar di Bumijawa. Sempat merantau kerja di kota, tapi tiap pulang kampung selalu kepikiran: kenapa lapangan kita makin sepi, kenapa anak muda pada pergi? Akhirnya aku pulang — dan memutuskan nggak cuma ngeluh.
Masa kecilku habis di sawah bapak dan lapangan voli Bandarsari. Dari situ aku belajar: kerja keras itu penting, tapi kerja bareng jauh lebih kuat.
Lima tahun kerja di kota bikin aku lihat banyak hal: desa lain bisa maju karena warganya dilibatkan. Aku pulang bawa satu keyakinan — Bumijawa juga bisa.
Tiga tahun terakhir aku aktif di karang taruna: bikin bank sampah, ngurus turnamen voli, dan bantu UMKM jualan online. Kecil-kecil, tapi nyata.
Visi
“Bumijawa yang terbuka, produktif, dan jadi rumah yang bikin anak mudanya betah.”
APBDes dipublikasikan rutin dan bisa ditanyakan siapa saja.
Dukung petani & UMKM dengan akses pasar dan pelatihan digital.
Fasilitas olahraga, kegiatan kreatif, dan kursi di forum musyawarah desa.
Urus surat di balai desa nggak perlu bolak-balik.